:::: MENU ::::
Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

29 June 2018

Dinasti 'Abbasiyah . Photo Source : geotimes.co.id
"Saudaraku ! Apa isi botol-botol itu ?" tanya Abu Al-Husain Ahmad bin Muhammad Al-Nuri, ulama terkemuka pada masa pemeintahan Al-Mu;thadid Billah (Penguasa ke - 16 Dinasti 'Abbasiyah yang berkuasa antara 279-289 H/892 - 902 M) kepada seorang tukang perahu.

Kala itu, sang Ulama sedang berjlan di sekitar pangkalan perahu di tepi Sungai Tigris yang terletak tidak jauh dari Kota Baghdad Dar-Al-Salam. Nah, ketika dia sedang asyik mengamati perahu-perahu yang berlalu-lalang dan keluar masuk di pangkalan, tiba-tiba dia melihat sebuah perahu kecil yang membawa 30 botol besar dengan tulisan luthf. Merasa sangat mengenal barang-barang yang diperjualbelikan di pangkalan iitu dan tidak pernah tahu adanya botol-botol dengan tulisan demikian, dia pun mendekati perahu itu dan mengemukakan pertanyaan tersebut kepada tukang perahu.

"Apa urusanmu? Pergilah dari sini dan urusi masalahmu sendiri !" bentak si tukang perahu.

Mendengar bentakan demikian, rasa ingin tahu Abu Al-Husain Al-Nuri pun kian membara. Ulama itu pun bertanya kembali,

"Tolong Beritahukan kepada saya, apa isi botol-botol itu ?"

"Apa urusanmu ? Engkau, demi Allah, adalah seorang guru yang suka usil terhadap hal-hal yang tidak penting. Ini adalah minuman keras milik Al-Mu'tadhid Billah. Minuman ini bakal disajikan dalam sebuah pertemuan yang bajal dia gelar."

"Minuman Keras ?"

"Ya!"

"Bila demikian, serahkan kayuhmu itu kepadaku!"

"Berikan kayuh itu kepadanya! Aku ingin tahu, apa yang akan dilakukan orang tidak diundang ini dengan botol-botol ini!" Ucap tukang perahu kepada seorang anak buahnya.

Kira-kira apa ya yang akan dilakukan oleh sang Ulama tersebut ? 

Bersambung...

28 June 2018

Melintasi pikiran yang kadang membuat rasa tak karuan.
Menuliskan kisah kadang tak berkesudahan. Menanam kebaikan kadang belum terlihat kenyataan, atau kita yang kadang lupa tentang hakekat perjalanan dalam kehidupan.

Gemerlap dunia menyilaukan.
Lupa panggilan kematian yang kapan saja menghampiri.
Harta, tahta menyibukkan.
Lupa yang memberi segalanya pada kita.

Semudah itukah melupakan nikmat Allah?
Sikapmu cermin pribadimu.
Ucapmu cermin hatimu.
Tulisanmu cermin akalmu.
Ibadahmu bukti taatmu.

Jangan melupakan tugas kita sebagai hamba.
Beribadah pada Allah yang Mahaesa.
Berbuat baik pada sesama.
Menghindari penyakit hati selagi bisa.

Jangan sekali-kali melupakan nikmat Allah, bagaimanapun keadaanmu.
Allah berikan yang kamu butuhkan bukan yang kmu inginkan.
Ingat itu ya.
Agar hati, jiwa dan pikiran kita damai, tenteram dan bahagia.

Tak perlu mengejar dunia saja untuk meraih cinta dan cita.
Tak perlu membunuh mimpi hanya karena situasi.
Tak perlu bersangka negatif kalau tak tahu sebenarnya.
Tak perlu meratap sedih dengan masalah yang ada.
Jangan lupa ada Allah di setiap nafas dan hidup kita.

"Dekatkan hatimu pada-Nya dengan iman yang tersemat, agar bahagia dunia akherat"

Salam istimewa untuk semua

Dewi Suryati
DTMA
(Divisi Training Motivasi member dan Admin)

OSM - 71/VI/2018 26 Juni 2018

26 June 2018


~Erdogan (Photo Source : PakistanToday)


Assalammu'alaikum Wr. Wb
Reccep Tayyip Erdogan, merupakan Presiden Turki yang baru-baru ini dapat melanjutkan amanahnya sebagai Presiden karena memenangkan pemilu di Turki. Saya ucapkan Selamat kepada Pak Erdogan atas kemenangannya dalam pemilu Turki. 

Banyak harapan umat Islam di pundaknya, dari Turki yang memiliki sejarah khalifah yang justru mensekulerisasikan Turki secara massif dan Alhamdulillah nilai-nilai keislaman itu dikembalikan secara sedikit demi sedikit oleh Presiden Erdogan. 

Dari Palestina, Presiden Erdogan benar-benar tokoh Islam yang tegas berhadapan dengan Israel dan kroni-kroninya. Bantuan untuk rakyat Palestina juga sangat massif diberikan. Bukan hanya bantuan logistik, bantuan politik pun Presiden Erdogan selalu mengupayakan untuk kebebasan Palestina melalui perannya di OKI.

Dari Indonesia, negara kita sendiri ini tidak menutup kemungkinan memiliki harapan untuk Presiden Erdogan. Siapa sangka, bahwa negara yang memiliki penduduk Muslim terbanyak di dunia ini mengelu-elukan dipimpin oleh tokoh seperti Presiden Erdogan (saya sih juga demikian :D ).

Banyak lagi negara-negara lain yang memiliki bermacam-macam harapan yang sama terhadap Presiden Erdogan. Yang bisa kita lakukan adalah semoga banyak generasi penerus yang bisa melampaui Presiden Erdogan dalam memimpin negara, bangsa, dan dunia. Sehingga dunia ini selalu terikat dalam ketaatan kepada-Nya karena banyak generasi penerus yang menginginkan implementasi syariat dalam bernegara.

Wallahu'alam bishawab

Wassalammu'alaikum Wr. Wb
~Yunus